BERITA
19 Jun 2026, 14:08 PM
Admin Web Kewirausahaan
Admin Web
Lamongan, 19 Juni 2026* Menjadi seorang entrepreneur bukan hanya tentang membangun bisnis dan memperoleh keuntungan, tetapi juga tentang keberanian menciptakan nilai serta memberikan dampak bagi lingkungan dan masyarakat. Semangat inilah yang diangkat dalam kegiatan Kuliah Pakar bertema “Young Entrepreneur, Big Impact” yang diselenggarakan oleh Program Studi S1 Kewirausahaan pada Jumat, 19 Juni 2026.
Kegiatan yang diinisiasi oleh HIMAPRENEUR ini menghadirkan Roni Adi, Ketua TDA Lamongan sekaligus Business Owner Ashfa Tour, sebagai praktisi dan narasumber. Kehadiran praktisi bisnis memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh wawasan langsung mengenai dinamika dunia usaha, tantangan dalam membangun bisnis, serta pentingnya keberanian untuk memulai.
Mengusung tema “Young Entrepreneur, Big Impact”, kuliah pakar ini mendorong mahasiswa untuk melihat kewirausahaan dari perspektif yang lebih luas. Entrepreneur muda diharapkan tidak hanya mampu menciptakan peluang bisnis bagi dirinya sendiri, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi, membuka peluang bagi orang lain, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Dalam sesi berbagi pengalaman, mahasiswa mendapatkan gambaran mengenai perjalanan membangun dan mengembangkan bisnis dari perspektif seorang pelaku usaha. Berbagai pengalaman praktis tersebut menjadi pembelajaran berharga bagi mahasiswa untuk memahami bahwa perjalanan entrepreneurship membutuhkan keberanian, kreativitas, konsistensi, kemampuan membaca peluang, serta kesiapan menghadapi berbagai tantangan.
Antusiasme mahasiswa terlihat dalam sesi diskusi yang berlangsung interaktif. Mahasiswa berkesempatan menggali lebih jauh mengenai pengalaman bisnis, strategi menghadapi tantangan, hingga bagaimana membangun pola pikir yang tepat untuk menjadi seorang entrepreneur di tengah perubahan lingkungan bisnis yang semakin dinamis.
Melalui kegiatan ini, Program Studi S1 Kewirausahaan terus mendorong terciptanya pembelajaran yang menghubungkan teori, praktik, dan pengalaman nyata dunia usaha. Kuliah pakar diharapkan dapat menjadi ruang inspirasi sekaligus pemantik keberanian bagi mahasiswa untuk mulai mengembangkan ide, mengambil peluang, dan menciptakan bisnis yang memiliki nilai serta dampak.
Karena menjadi entrepreneur muda bukan sekadar tentang seberapa besar bisnis yang dibangun, tetapi seberapa besar dampak yang mampu diciptakan.[Kwu-Red].